Semua artikel

10 Sep 2026 · 6 menit baca

Rollout Adalah: Arti Staged Rollout di Google Play Console

Dalam konteks Google Play Console, rollout adalah proses meluncurkan (mendistribusikan) sebuah rilis aplikasi ke pengguna. Ketika Anda menekan tombol untuk memulai rollout, rilis Anda mulai menyebar. Google juga menyediakan staged rollout, yaitu peluncuran bertahap ke sebagian pengguna lebih dulu. Artikel ini menjelaskan arti rollout, apa itu staged rollout, cara mengatur persentasenya, dan kapan sebaiknya dipakai.

Apa arti rollout di Play Console?

Rollout adalah tindakan menayangkan rilis yang sudah Anda siapkan. Setelah Anda mengunggah berkas, mengisi catatan rilis, dan meninjaunya, langkah terakhir adalah memulai rollout agar rilis itu benar-benar terdistribusi. Istilah ini berlaku di semua track, baik testing maupun Production.

Apa itu staged rollout?

Staged rollout adalah peluncuran bertahap. Alih-alih langsung menayangkan rilis ke 100 persen pengguna, Anda bisa memulai dari persentase kecil, misalnya 10 atau 20 persen, lalu menaikkannya perlahan. Tujuannya adalah membatasi dampak bila ternyata ada bug pada versi baru, sehingga hanya sebagian pengguna yang terpengaruh sebelum Anda sempat memperbaikinya.

Cara mengatur persentase rollout

  1. Buat rilis pada track yang dituju (biasanya Production) dan tinjau isinya.
  2. Saat memulai rollout, pilih persentase peluncuran, misalnya 20 persen pengguna.
  3. Pantau metrik seperti crash dan ulasan pada persentase awal itu.
  4. Bila stabil, naikkan persentase bertahap sampai mencapai 100 persen.
  5. Bila ditemukan masalah serius, Anda bisa menghentikan (halt) rollout untuk menahan penyebaran lebih lanjut.

Kapan sebaiknya memakai staged rollout?

  • Saat merilis fitur besar atau perubahan berisiko yang perlu dipantau dampaknya.
  • Saat basis pengguna sudah besar, sehingga bug bisa berdampak luas jika langsung 100 persen.
  • Saat Anda ingin mengumpulkan sinyal kualitas dari sebagian pengguna sebelum peluncuran penuh.

Perlu diingat, staged rollout berkaitan dengan cara menyebarkan rilis, bukan syarat kelayakan rilis. Untuk akun developer perorangan baru, sebelum bisa rollout ke Production Anda tetap wajib menuntaskan closed testing dengan minimal 12 tester aktif selama 14 hari berturut-turut. Jika Anda butuh bantuan memenuhi tahap itu, layanan kami menyediakan 12+ tester real device yang opt-in resmi dan diuji harian, dengan garansi sampai approve, mulai Rp 150.000.

Pertanyaan yang sering ditanyakan

Rollout adalah apa dalam Play Console?
Rollout adalah proses meluncurkan atau mendistribusikan rilis aplikasi ke pengguna setelah rilis disiapkan dan ditinjau.
Apa bedanya rollout dan staged rollout?
Rollout adalah peluncuran rilis, sedangkan staged rollout adalah peluncuran bertahap ke sebagian pengguna lebih dulu sebelum mencapai 100 persen.
Bisakah rollout dihentikan di tengah jalan?
Bisa. Pada staged rollout Anda dapat menghentikan (halt) peluncuran bila ditemukan masalah, sehingga penyebaran ke pengguna baru ditahan.
Apakah staged rollout menggantikan closed testing?
Tidak. Keduanya berbeda. Closed testing adalah syarat kelayakan sebelum Production untuk akun perorangan baru, sedangkan staged rollout hanya mengatur cara menyebarkan rilis.

Baca juga

Siap memenuhi syarat closed testing?

12+ real device, 14 hari, garansi sampai approve.

Order Sekarang