27 Agu 2026 · 7 menit baca
Cara Verifikasi Identitas & Alamat Developer Google Play
Google mewajibkan setiap developer memverifikasi identitas dan alamat sebelum bisa mempublikasikan aplikasi. Kebijakan ini bertujuan menjaga kepercayaan pengguna dan mencegah penyalahgunaan akun. Untuk akun perorangan, prosesnya cukup sederhana asalkan dokumen Anda benar dan konsisten. Artikel ini menjelaskan apa yang perlu disiapkan, berapa lama prosesnya, dan cara mengatasi masalah umum.
Kewajiban verifikasi untuk akun perorangan
Saat mendaftar akun developer perorangan, Anda membayar biaya sekali sebesar USD 25. Setelah itu Google akan meminta Anda memverifikasi identitas pribadi dan alamat. Tanpa verifikasi ini, aplikasi Anda tidak bisa dipublikasikan ke publik, jadi sebaiknya selesaikan lebih awal agar tidak menghambat rilis.
Dokumen yang dibutuhkan
- Kartu identitas resmi seperti KTP atau paspor yang masih berlaku.
- Foto identitas yang jelas, tidak buram, dan tidak terpotong.
- Nama pada identitas yang sama persis dengan nama pada akun developer.
- Bukti alamat bila diminta, misalnya tagihan atau dokumen resmi lain.
Cara verifikasi identitas
- Buka Play Console lalu masuk ke pengaturan akun.
- Cari bagian verifikasi identitas dan mulai prosesnya.
- Pilih jenis dokumen lalu unggah foto depan dan belakang bila diperlukan.
- Ambil foto selfie atau verifikasi wajah jika diminta.
- Kirim lalu tunggu Google memproses pengajuan Anda.
Verifikasi alamat
Selain identitas, Google dapat meminta verifikasi alamat. Biasanya Anda perlu memasukkan alamat lengkap yang sesuai dengan dokumen. Dalam beberapa kasus Google mengirim kode verifikasi atau meminta bukti alamat. Pastikan alamat yang Anda tulis konsisten dengan dokumen agar tidak ditolak.
Berapa lama prosesnya
Verifikasi biasanya selesai dalam beberapa jam hingga beberapa hari kerja. Jika ada masalah dengan dokumen, Google akan memberi tahu lewat email dan Play Console agar Anda bisa mengirim ulang. Selama menunggu, Anda tetap bisa menyiapkan hal lain seperti listing aplikasi dan closed testing.
Masalah umum dan solusinya
- Nama tidak cocok, pastikan nama akun sama persis dengan identitas, termasuk urutan dan ejaan.
- Foto buram atau silau, ambil ulang di tempat terang tanpa pantulan cahaya.
- Dokumen kedaluwarsa, gunakan identitas yang masih berlaku.
- Alamat tidak sesuai, samakan penulisan alamat dengan dokumen resmi.
- Verifikasi wajah gagal, coba lagi dengan pencahayaan baik dan wajah menghadap kamera.
Kalau nama benar-benar berbeda
Jika nama di akun berbeda karena kesalahan ketik, perbaiki dulu nama akun sebelum mengirim ulang. Bila perbedaan disebabkan perubahan nama resmi, siapkan dokumen pendukung dan ikuti instruksi Google untuk menyesuaikan data akun.
Verifikasi identitas dan alamat adalah gerbang wajib sebelum aplikasi Anda tayang. Siapkan dokumen yang valid dan konsisten agar prosesnya cepat. Setelah akun terverifikasi, langkah berikutnya biasanya closed testing dengan minimal 12 tester aktif selama 14 hari berturut-turut, dan layanan kami siap membantu tahap itu mulai Rp 150.000 dengan garansi sampai approve.
Pertanyaan yang sering ditanyakan
- Apakah semua akun perorangan wajib verifikasi identitas?
- Ya, verifikasi identitas dan alamat wajib untuk akun perorangan sebelum aplikasi dapat dipublikasikan ke publik.
- Dokumen apa yang paling aman dipakai untuk verifikasi?
- KTP atau paspor yang masih berlaku, dengan foto jelas dan nama yang sama persis dengan nama akun developer.
- Kenapa verifikasi saya ditolak padahal dokumen asli?
- Penyebab paling umum adalah nama tidak cocok atau foto tidak jelas. Samakan ejaan nama dengan akun dan unggah foto yang tajam serta lengkap.
- Bisakah saya menyiapkan aplikasi sambil menunggu verifikasi?
- Bisa. Anda tetap dapat mengatur listing, mengunggah build, dan menjalankan closed testing, meski publikasi ke publik menunggu verifikasi selesai.